Category Archives: Berita
Semarak Hardiknas di Kalteng, Satukan Pendidikan, Lingkungan dan Tata Kelola Daerah Bangun Peradaban
Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Nomor:343/sipers/A6/V/2026
Palangka Raya, 2 Mei 2026 – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah bertepatan dengan Hari Bumi ke-56 dan Hari Otonomi Daerah ke-30. Upacara Hardiknas diikuti sekitar 2.000 peserta ini menjadi ruang memperteguh komitmen bersama untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan relevan dengan tantangan masa depan. Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan ini menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.
Upacara dipimpin oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, yang hadir bersama Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa Hardiknas merupakan momentum refleksi untuk memperkuat arah transformasi pendidikan nasional. “Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga proses memanusiakan manusia, membangun karakter, serta menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Wamen Fajar yang hadir dalam balutan busana adat Kalimantan Tengah dengan ornamen Lilis Lamiang, manik-manik khas Dayak Ngaju yang sarat makna filosofis sebagai simbol perlindungan, kekuatan, dan kehormatan.
Ia menambahkan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini menjadi semakin bermakna karena bertepatan dengan Hari Bumi ke-56 dan Hari Otonomi Daerah ke-30. Ketiga momentum tersebut mencerminkan keterkaitan erat antara pendidikan, keberlanjutan lingkungan, dan tata kelola daerah dalam membangun masa depan bangsa.
Sejalan dengan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang tidak sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan potensi, membangun karakter, dan memuliakan manusia sebagai makhluk yang bermartabat. Pendidikan diharapkan mampu membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, cerdas, terampil, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dalam kerangka Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan diarahkan untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing global. Oleh karena itu, transformasi pendidikan tidak lagi bertumpu pada pendekatan lama, melainkan bergerak menuju pembelajaran yang lebih mendalam agar peserta didik tidak hanya mengetahui, tetapi juga memahami, berpikir kritis, serta mampu mencipta.
Wamen Fajar juga menekankan bahwa guru merupakan kunci utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru terus menjadi prioritas pemerintah. “Guru adalah pusat perubahan. Investasi pada guru adalah investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan kita,” tegasnya.
Selain itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan sekolah sebagai ruang yang aman, sehat, dan inklusif, sekaligus menanamkan kesadaran ekologis kepada peserta didik, sejalan dengan peringatan Hari Bumi.
Di sela-sela rangkaian upacara, Ikrar Pelajar Indonesia bergema dan diikuti seluruh peserta didik sebagai wujud komitmen generasi muda dalam menjunjung nilai integritas, semangat belajar, dan karakter kebangsaan. Suasana khidmat juga dipertegas melalui doa lintas agama yang melibatkan perwakilan agama Islam, Kristen, dan Hindu, sebagai simbol harmoni, toleransi, dan kebhinekaan.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan pendidikan dari pemerintah daerah secara simbolis oleh Wamendikdasmen bersama Gubernur Kalimantan Tengah kepada tiga perwakilan satuan pendidikan, yakni SMA Negeri 3 Palangka Raya, SMK Negeri 4 Palangka Raya, dan Sekolah Khusus Negeri 1 Palangka Raya.
Program bantuan perlengkapan sekolah ini memiliki total anggaran sekitar Rp58,8 miliar dan menjangkau sekitar 37.000 siswa di seluruh Kalimantan Tengah. Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong pemerataan kesempatan belajar bagi seluruh peserta didik.
Wamen Fajar juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, termasuk melalui program beasiswa dan penguatan sarana prasarana.
Pemerintah terus mendorong percepatan Revitalisasi Satuan Pendidikan secara nasional. Pada tahun 2025, anggaran sebesar Rp16,9 triliun telah dialokasikan untuk lebih dari 16.000 satuan pendidikan. Pada tahun 2026, program ini ditargetkan menjangkau lebih banyak sekolah dengan prioritas pada satuan pendidikan rusak berat, wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah terdampak bencana.
Di Provinsi Kalimantan Tengah, sebanyak 72 satuan pendidikan telah menerima program revitalisasi pada tahun sebelumnya. Pemerintah berharap jumlah tersebut dapat terus meningkat melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Selain itu, pemerintah mulai memperluas cakupan Program Indonesia Pintar (PIP) hingga jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sebagai bagian dari penguatan fondasi pendidikan sejak dini dan dukungan terhadap rencana kebijakan wajib belajar satu tahun prasekolah.
Mengakhiri rangkaian kegiatan, Wamen menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mendorong kemajuan pendidikan nasional. “Dari Palangka Raya, kita tegaskan komitmen bersama untuk membangun pendidikan yang cerdas, hijau, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Momen Haru di Hardiknas 2026, Kisah Adiba Jadi Inspirasi di Palangka Raya
Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Nomor: 348/sipers/A6/IV/2026
Palangka Raya, 3 Mei 2026 – Suasana hangat dan penuh haru mewarnai peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Usai upacara, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan serta meninjau kegiatan belajar di SKH Negeri 2 Palangka Raya, Sabtu (2/5).
Memasuki ruang kelas, Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq langsung menyapa hangat, “Halo adik-adik, senang sekolah di sini?” Sapaan itu dijawab serempak, “Senang, Pak!” Suasana pun seketika mencair. Dalam obrolan santai, Wamendikdasmen menanyakan jam pulang sekolah. Guru menjelaskan, untuk jenjang yang lebih besar seperti SMA, siswa biasanya pulang sekitar pukul 12.00. Sementara itu, untuk siswa SD kelas 1 hingga kelas 3, ada yang pulang pukul 10.00 dan sebagian lainnya sekitar pukul 11.00. Obrolan kecil tersebut membuat suasana kelas terlihat akrab.
Para guru menjelaskan bahwa setiap siswa yang masuk terlebih dahulu melalui proses asesmen, agar pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masing-masing anak. Dalam praktiknya, tidak semua siswa dapat hadir setiap hari karena berbagai kondisi, termasuk faktor keluarga. Namun, kegiatan belajar tetap berjalan dengan pendekatan yang fleksibel sesuai kondisi siswa.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendikdasmen tidak hanya melihat peningkatan sarana dan prasarana, tetapi juga menyaksikan langsung proses kegiatan belajar mengajar serta berbagai karya kreatif siswa. Salah satu yang menarik perhatian adalah karya seni berupa lukisan wajah menteri yang dibuat dari susunan benang, menunjukkan kreativitas dan ketekunan siswa berkebutuhan khusus.
Momen paling berkesan terjadi saat Wamendikdasmen berdialog dengan Adiba Shakila Atmarani, siswa berkebutuhan khusus dari SKH Negeri 1 Palangka Raya. Adiba sebelumnya tampil memukau dengan menyanyikan “lagu rukun sama teman”, Atas permintaan Wamendikdasmen Adiba menyanyikan lagu daerah “Manjala” yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.
Dalam percakapan hangat tersebut, Adiba menyampaikan pesan sederhana namun mendalam tentang pentingnya kerukunan. “Harus rukun sama teman, supaya hidup tenang,” ujarnya dengan polos. Ia juga dengan antusias menyebutkan nama-nama sahabatnya di sekolah, mencerminkan lingkungan belajar yang inklusif dan penuh kebersamaan.
Di balik senyumnya, Adiba menyimpan kisah hidup yang menyentuh. Ia bercerita tentang keluarganya dan kehilangan yang pernah dialami, namun tetap menunjukkan semangat dan rasa syukur atas kasih sayang yang ia terima saat ini. Keteguhan hati itu tercermin dalam cita-citanya yang besar, menjadi penyanyi sukses seperti Putri Ariani, sekaligus ingin menjadi seorang guru.
Bakat Adiba pun telah terbukti. Ia pernah meraih Juara 1 Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat provinsi, dan kini tengah mempersiapkan diri untuk kompetisi tingkat selanjutnya. Dengan rutin mengikuti les keyboard dan vokal, Adiba terus mengasah kemampuannya untuk meraih mimpi.
Wamendikdasmen bersama Gubernur Kalimantan Tengah memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Adiba. Mereka berharap, semangat dan prestasi Adiba dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya, sekaligus menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkembang ketika mendapatkan dukungan yang tepat.
Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Laman: kemendikdasmen.go.id
X: x.com/Kemdikdasmen
Instagram: instagram.com/kemendikdasmen
Facebook: facebook.com/kemendikdasmen
YouTube: KEMDIKDASMEN
Pertanyaan dan Pengaduan: ult.kemendikdasmen.go.id
Siaran Pers Kemendikdasmen: kemendikdasmen.go.id/pencarian/siaran-pers
#PendidikanBermutuuntukSemua
#KemendikdasmenRamah
Upacara Bendera Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026
Dari Data ke Aksi Nyata: Jangan Biarkan Anak Kita Tertinggal!
TKA Hari Pertama Jenjang SD/Mi di Kalimantan Tengah Berjalan Tertib dan Lancar dengan Partisipasi Keseluruhan Capai 98,87 Persen
SIARAN PERS
Nomor: 0003/sipers/C6.22/2026
Palangka Raya, 20 April 2026 — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD/Mi sederajat di Provinsi Kalimantan Tengah pada hari Pertama berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. TKA jenjang SD/Mi di Kalimantan Tengah diikuti 48.598 murid kelas enam dengan tingkat partisipasi 98.87 persen.
Pelaksanaan TKA yang berlangsung secara nasional hingga 30 April 2026 pentings sebagai upaya memetakan capaian akademik murid secara terstandar. Di Kalimantan Tengah, pelaksanaan hari pertama terpantau berjalan tanpa kendala berarti, didukung kesiapan sumber daya dan teknis berjenjang dari kemendikdasmen sampai di level satuan pendidikan.
Pada hari pertama, murid mengikuti asesmen Matematika/Numerasi dan Survei Karakter. Sementara pada hari kedua (21 April 2026), asesmen difokuskan pada Bahasa Indonesia/Literasi dan Survei Lingkungan Belajar. Seluruh rangkaian dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip jujur, objektif, dan akuntabel.
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan Pendidikan bersinergi untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan sesuai prosedur operasional standar, berkualiatas dan berintegritas. Secara nasional, jumlah peserta TKA jenjang SD/Mi tahun 2026 diikuiti 4,4 juta lebih murid. Angka partisipasi ini sangat tinggi mengingat TKA tidak diwajibkan.
TKA bukan merupakan penentu kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi murid. Namun demikian, hasil TKA memiliki peran penting sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi jalur prestasi pada jenjang pendidikan berikutnya, serta sebagai data dasar bagi perencanaan program peningkatan mutu pembelajaran.
BPMP Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk terus mengikuti panduan teknis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta menjaga suasana asesmen yang kondusif dan menyenangkan sehingga murid mengikuti TKA dalam suasana Jujur dan Gembira.
Suasana pelaksanaan yang tertib dan menggembirakan menjadi salah satu indikator penting bahwa asesmen tidak lagi dipersepsikan sebagai tekanan, melainkan sebagai bagian dari proses belajar yang utuh.
Lancarnya pelaksanaan TKA di hari Pertama ini menjadi cerminan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua di Provinsi Kalimantan Tengah. (HS)
Kontak
Publikasi dan Komunikasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah
Laman: https://bpmpkalteng.kemendikdasmen.go.id/
Instagram: https://www.instagram.com/bpmp_kalteng/
Pengaduan: https://bpmpkalteng.kemendikdasmen.go.id/ult/index.php?page=pengaduan
Saran: https://bpmpkalteng.kemendikdasmen.go.id/saran-dan-masukan/
Rapat Persiapan dan Penyusunan Bahan Koordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB)
Sepekan TKA Hari SMP/MTs di Kalimantan Tengah Berjalan Lancar, Tertib dengan Semangat Jujur dan Gembira
SIARAN PERS
Nomor: 0002/sipers/C6.22/2026
Palangka Raya, 10 April 2026 — Sepekan Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP/MTs sederajat di Provinsi Kalimantan Tengah berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. Hingga pelaksanaan hari kelima, tingkat partisipasi murid tercatat mencapai 97,98 persen atau sebanyak 42.311 peserta dari total 1.065 satuan pendidikan.
Pelaksanaan TKA yang berlangsung secara nasional hingga 16 April 2026 ini menjadi bagian penting dalam upaya pemetaan capaian akademik murid secara terstandar. Di Kalimantan Tengah,Sepekan pelaksanaan TKA berjalan tanpa kendala berarti, yang tidak lepas dari dukungan tim teknis serta penyeliaan dan pengawasan silang untuk memastikan kelancaran dan ketertiban pelaksanaan TKA .
Dua gelombang (gelombang 1: 6-7 April) dan (gelombang 2: 8-9 April) telah dilaksanakan. Pada hari pertama, murid mengikuti asesmen Matematika/Numerasi dan Survei Karakter. Sementara pada hari kedua, asesmen difokuskan pada Bahasa Indonesia/Literasi dan Survei Lingkungan Belajar. Seluruh rangkaian dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip jujur, objektif, dan akuntabel.
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan melalui Posko Bersama: Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota, BPMP Provinsi Kalteng dan Kanwil Kemenag Kalimantan Tengah terus bersinergi untuk memastikan pelaksanaan TKA melalui berjalan sesuai prosedur operasional standar, sekaligus menjaga kualitas dan integritas asesmen.
Secara nasional, jumlah peserta TKA tahun 2026 mencapai lebih dari 8,5 juta murid, menunjukkan tingginya partisipasi dalam upaya pemetaan mutu pendidikan di Indonesia.
TKA bukan merupakan penentu kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi murid. Namun demikian, hasil TKA memiliki peran penting sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi jalur prestasi pada jenjang pendidikan berikutnya, serta sebagai data dan bahan bagi perencanaan program peningkatan mutu pembelajaran.
BPMP Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk terus mengikuti panduan teknis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta menjaga suasana asesmen yang kondusif dan menyenangkan.
Suasana pelaksanaan yang tertib dan menggembirakan menjadi salah satu indikator penting bahwa asesmen tidak lagi dipersepsikan sebagai tekanan, melainkan sebagai bagian dari proses belajar yang utuh.
Keberhasilan pelaksanaan TKA jenjang SMP/MTs ini menjadi cerminan bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan layanan evaluasi pendidikan yang berkualitas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua di Provinsi Kalimantan Tengah.
Kontak
Publikasi dan Komunikasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah
Laman : https://bpmpkalteng.kemendikdasmen.go.id/
Instagram : https://www.instagram.com/bpmp_kalteng/
Pengaduan : https://bpmpkalteng.kemendikdasmen.go.id/ult/index.php?page=pengaduan
Saran : https://bpmpkalteng.kemendikdasmen.go.id/saran-dan-masukan/
TKA Hari Kedua SMP/MTs di Kalimantan Tengah Berjalan Lancar, Partisipasi Capai 97,98 Persen
SIARAN PERS
Nomor: 0001/SIPERS/C6.22/2026
Palangka Raya, 7 April 2026 — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP/MTs sederajat di Provinsi Kalimantan Tengah pada hari kedua berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. Hingga pelaksanaan hari kedua, tingkat partisipasi murid tercatat mencapai 97,98 persen atau sebanyak 42.311 peserta dari total 1.065 satuan pendidikan.
Pelaksanaan TKA yang berlangsung secara nasional hingga 16 April 2026 ini menjadi bagian penting dalam upaya pemetaan capaian akademik murid secara terstandar. Di Kalimantan Tengah, pelaksanaan hari pertama dan kedua terpantau berjalan tanpa kendala berarti, didukung oleh kesiapan teknis satuan pendidikan yang telah melalui tahap simulasi dan gladi bersih sebelumnya.
Pada hari pertama, murid mengikuti asesmen Matematika/Numerasi dan Survei Karakter. Sementara pada hari kedua, asesmen difokuskan pada Bahasa Indonesia/Literasi dan Survei Lingkungan Belajar. Seluruh rangkaian dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip jujur, objektif, dan akuntabel.
Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan terus bersinergi untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan sesuai prosedur operasional standar, sekaligus menjaga kualitas dan integritas asesmen.
Secara nasional, jumlah peserta TKA tahun 2026 mencapai lebih dari 8,5 juta murid, menunjukkan tingginya partisipasi dalam upaya pemetaan mutu pendidikan di Indonesia.
TKA bukan merupakan penentu kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi murid. Namun demikian, hasil TKA memiliki peran penting sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi jalur prestasi pada jenjang pendidikan berikutnya, serta sebagai data dasar bagi perencanaan program peningkatan mutu pembelajaran.
BPMP Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau seluruh satuan pendidikan untuk terus mengikuti panduan teknis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta menjaga suasana asesmen yang kondusif dan menyenangkan.
Suasana pelaksanaan yang tertib dan menggembirakan menjadi salah satu indikator penting bahwa asesmen tidak lagi dipersepsikan sebagai tekanan, melainkan sebagai bagian dari proses belajar yang utuh.
Keberhasilan pelaksanaan TKA hari kedua ini menjadi cerminan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menghadirkan layanan evaluasi pendidikan yang berkualitas, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua di Provinsi Kalimantan Tengah.
Kontak
Publikasi dan Komunikasi Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Tengah
Laman: https://bpmpkalteng.kemendikdasmen.go.id/
Instagram: https://www.instagram.com/bpmp_kalteng/
Pengaduan: https://bpmpkalteng.kemendikdasmen.go.id/ult/index.php?page=pengaduan
Saran: https://bpmpkalteng.kemendikdasmen.go.id/saran-dan-masukan/